PENGALAMAN MENGENAL FILSAFAT

PENGALAMAN MENGENAL FILSAFAT
                                                              (Oleh : Rasyid Ridho)

Banyak diantara kita yang memiliki kisah atau pengalaman berbeda mengenal filsafat. Pengenalan terhadap filsafat adalah sebuah pengalaman yang banyak memberikan kontribusi berfikir secara aktif dan kritis. Bagi saya, pengalaman mengenal filsafat adalah sesuatu yang dapat dirasakan manfaat dan pengaruhnya terhadap proses belajar di usia muda. Mengenal filsafat sama halnya dengan mengaktivasi proses berfikir untuk dapat mengetahui segala yang ada disekitar kita. Mendorong diri sendiri agar aktif menggunakan akal sebagai anugerah pemberian Tuhan. Menelusuri segala sesuatu untuk menemukan jawaban – jawaban atas pertanyaan yang sering muncul dalam fikiran, dan belajar untuk bertindak secara bijak dalam memberikan penilaian atas segala yang kita lihat. Pengalaman mengenal filsafat membantu saya  menyadari dan mengenali tentang diri sendiri, tentang apa yang saya harus lakukan, mengapa saya harus ada, bagaimana saya harus membuka interaksi dengan sesama, bagaimana saya harus memaknai kehidupan ini, dan lain sebagainya.  Pengalaman tersebut memberikan dialektis yang cukup serius bagi saya dalam mengenali diri sendiri melalui pengalaman mengenal filsafat sebagai sebuah disiplin ilmu.
  Berawal dari ketertarikan kepada orang – orang yang menggunakan dialektis akalnya secara rasional dan logis, dan berawal dari ketertarikan saya terhadap beberapa tokoh filsafat sebut saja Mulla Shadra, Al –Ghazali, Aristitoles dan lain sebagainya, mereka adalah para filsuf yang memberikan inspirasi melalui beberapa pemikiran filsafatnya. Pengalaman mengenal filsafat melalui beberapa tokoh filsuf adalah hal yang membantu saya agar bisa memposisikan filsafat sebagai ilmu yang amat penting dan mengajarkan tentang banyak hal untuk mengetahui hakikat kebenaran. Orang – orang yang menggunakan dialektis akalnya secara rasional dan logis telah memberikan perhatianya terhadap rasa ingin tahu saya agar benar – benar menyukai filsafat. Dan  dari sinilah pengalaman mengenal fisafat mulai hadir dalam fikiran dan setiap tindakan yang saya lakukan. Kontribusi pemikiran teman dan para pencinta filsafat juga menjadi factor lain mengapa filsafat menjadi bagian terpenting untuk dapat saya ketahui. Banyaknya buku bacaan yang menjelasakn tentang pengetahuan filsafat adalah sumber pengetahuan dan pengalaman saya dalam mengenali filsafat.
Kata – kata mutiara  filsafat yang mengandung arti indah dan bijaksana memberikan motivasi tersendiri untuk saya agar dapat meyukai filsafat sebagai ruang pengetahuan yang kaya akan ajaran kebaikan hidup. Kata – kata mutiara  filsafat itu seolah menjelma menjadi rangkaian kata yang memberikan nasehat kebaikan bagi diri saya. Penghayatan terhadap nilai kebaikan yang bersumber dari kata – kata mutiara  filsafat, telah memberikan tambahan pengalaman bagi saya dalam mengenali filsafat. Bagi saya, filsafat dapat mengubah jalan pemikiran seseorang jauh lebih arif dan bijaksana, Jauh lebih menantang dan peka terhadap segala sesuatu yang ada di sekitar kita. Menciptakan pengalaman dalam mengenali filsafat tidakalah sulit. Dari apa yang saya alami selama mengenal filsafat adalah dengan membiasakan diri untuk berfikir tentang semua hal, membuka rasa keraguan lalu berusaha mencarinya untuk menemukan kepastian. Rasa ingin tahu akan muncul kala keraguan datang dalam diri kita, dan memanfaatkan rasa keraguan itu dengan usaha untuk menemukan kepastian. pengalaman mengenal filsafat bagi saya muncul karena datangya keraguan. Karena rasa “ragu” akan mendorong kepada diri kita untuk menelusuri dan menemukan jawaban atas keraguan itu sendiri. Ini adalah salah satu proses untuk mendapati pengalaman dalam mengenal filsafat. Semakin ragu,  seharusnya semakin membuat kita terdorong untuk mencari tahu. Satu pengalaman berharga bagi saya mengenal filsafat karena diawali rasa ingin tahu dan penuh keraguan.
Pengalaman mengenal filsafat tidak lain karena termotivasi oleh teman – teman satu kampus, yang sebagian dari mereka sangat menyukai pemikiran para filsuf. Mereka adalah orang – orang yang sangat berjasa mengenalkan filsafat kepada saya dengan cara dan metode berfikir yang unik dan berbeda. Pengalaman dalam mengenal filsafat memberikan satu pandangan baru yang jauh lebih dalam sebelum saya mengenal filsafat itu sendiri. Dalam filsafat, saya diajarkan untuk mengenal berbagai fenomena umum yang menurut kebanyak orang itu sudah benar dan tidak bisa diganggu gugat. Misalnya tentang apa yang ada dalam kesemestaan alam ini, bagaimana alam semesta ini diciptakan, mengapa harus ada alam semesta, dan bagaimana manusia memanfaatkan alam semesta ini sebagai tempat untuk hidup dan berpijak. Berbagai  pertanyaan tersebut muncul sebagai akibat dari ketertarikan saya terhadap filsafat, dan itu pernah saya alami ketika awal mula saya duduk dibangku perkuliahan.
Pertama kali duduk dibangku perkuliahan, pengalaman mengenal filsafat semakin menarik perhatian saya saat mengikuti Latihan Kader Satu (LK I) di sebuah organisasi eksternal kampus. Dalam latihan kader itu terdapat satu materi yang khusus membahas tentang pengetahuan filsafat dari berbagai sisi dan sudut pandang. Segala yang saya anggap tidak penting, segala yang saya anggap tidak patut dibicarakan, dan segala yang saya anggap terbelakang, ternyata dapat dijelaskan secara filosofis untuk mendapati pengetahuan secara mendalam melalui forum diskusi latihan kader satu yang diselenggarakan oleh salah satu organ eksternal kampus itu. Saat mengikuti latihan kader satu itu, saya sempat tidak bisa menjawab berbagai pertanyaan filosofis yang bersifat mendasar tentang apa yang saya anggap tidak penting dan tentang apa yang saya anggap remeh. Saat itu juga saya mulai menyadari bahwa berfikir filosofis adalah kunci untuk membentuk kerangka berfikir yang logis dan lurus. Dalam forum Latihan kader itu mengarahkan kepada saya untuk menjelaskan nilai – nilai dasar dari berbagai perspektif. Dan  ini menjadi salah satu bagian pengalaman yang amat penting bagi saya dalam mengenali filsafat dari berbagai sisi dan pengalaman.
Bagi saya, pengalaman mengenal filsafat akan mampu melihat masalah dari berbagai sisi, berpikir kreatif, kritis, dan independen, mampu mengatur waktu dan diri, serta mampu berpikir fleksibel di dalam menata hidup yang terus berubah ini. Filsafat mengajak saya untuk memahami dan mempertanyakan ide-ide tentang kehidupan, tentang nilai-nilai hidup, dan tentang pengalaman saya sebagai manusia. Berbagai konsep yang akrab dengan kehidupan ini, seperti tentang kebenaran, akal budi, dan keberadaan individu sebagai manusia, juga dibahas dengan kritis, rasional, serta mendalam. Filsafat mengajarkan kepada saya untuk melakukan analisis, dan mengemukakan ide dengan jelas serta rasional. Dan dapat mempertahankan pendapat secara sehat, bukan dengan kekuatan otot, atau kekuatan otoritas politik semata. Itulah sekelumit cerita mengenai pengalaman mengenal filsafat sebagaimana yang saya alami.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESENSI FILM THE ALCHEMIST OF HAPPINESS

PENGALAMAN MENGENAL TOKOH FILSAFAT